PUISI

Kau kah itu yang mengetuk-ngetuk daun pintu waktuku Lepas tengah malam segala harapan diterbangkan ke langitMu
Seraya menengadahkan tanganKomat-kamit permintaan tercurah dengan raut pasrah

Nusantara

Mei 29, 2016
Tanah retak-retak ini Tempatku diejek matahari

Rindu

Jul 20, 2015
Merindumu Seperti Pagi dalam temaram, seperti Pagi dalam keheningan, seperti Pagi dalam lelap karyawan, merindukan Matahari.
Aku kiraManusia sekarang sama giladengan Manusia di ZamanmuPak Iljas