PegiPegi
id

Iti Jayabaya Pamer Destinasi Wisata Dihadapan Peserta Baduy Travel Mart

By  Nov 11, 2017 | 13:46
Iti Octavia Jayabaya saat menyampaikan destinasi wisata di Lebak kepada puluhan pelaku industri pariwisata peserta Baduy Travel Mart 2017. (Foto: Fariz Abdullah/Banten Hits)

Lebak - Puluhan pelaku industri pariwisata menghadiri Baduy Travel Mart (BTM) 2017 yang diselenggarakan Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI), di pendopo Lebak, Jumat (10/11/2017) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menyampaikan bahwa Lebak tengah gencar mendorong peningkatan pada destinasi wisata baik yang sudah dikelola maupun terhadap potensi destinasi baru.

BACA JUGA: Kemenpar Minta Promosi Wisata di Banten Ditingkatkan

Iti mengatakan, selain memikiki potensi wisata yang sangat luar biasa, sejumlah wisata di Lebak juga memiliki keunikan. Misalnya saja, kaolotan adat Satuan Banten Adat Kidul (Sabaki) yang masih terjaga dan dilestarikan. Di mana setiap tahunnya, melakukan upacara adat syukukuran terhadap hasil panen.

Lebak sambung Itu, juga memiliki pantai indah seperti Sawarna, Karang Bokor, Aseupan dan masih banyak yang lainnya. Begitu juga wisata air lain, berupa curug. Mulai dari Curug Munding dan Curug Kebo.

“Banyak destinasi wisata di Lebak yang sedang adan akan kita tata dan terus dimaksimalkan potensinya. Semua itu tentu saja bermuara pada peningkatan ekonomi rakyat. Kita juga punya kebun teh organik di Cikuya dan pemandian air panas di Cipanas," ungkapnya.

BACA JUGA: Pemkab Lebak Mulai Tata Destinasi Wisata Goa Lalay

Ketua DPD ASPPI Banten Rudi Indriawan menjelaskan, BTM merupakan ajang promosi dan silaturahmi pelaku industri pariwisata yang mempertemukan antara seller dan buyer, baik domestik maupun mancanegara.

Event tematik bidang pariwisata ini merupakan langkah konkrit ASPPI sebagai salag satu stakeholder pariwisata dalam mempromosikan destinasi wisata Banten dengan target meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

“Kami membatasi jumlah seller dan buyer mengingat keterbatasan sarana akomodasi yang ada di Kota Rangkasbitung dan dibatasi wilayah nusantara. Kalau tidak dibatasi, peserta bisa mencapai 200 orang. Tahun depan, event akan kami perluas cakupannya," ujarnya.

BACA JUGA: Pantai Muara, Alternatif Wisata Pantai di Tangerang

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Lebak Hayat Syahida, dari ratusan ribu pengunjung ke tempat wisata, 94 persen merupakan wisatawan lokal.

“Mudah-mudahan BTM dapat mendorong jumlah kunjungan wisatawan dari luar Banten,” harapnya.(Nda)