PegiPegi
id

Siapkan Kawasan Ekonomi Khusus, Pemprov Gorontalo Belajar ke Banten

By  Mei 19, 2017 | 13:54
Kepala Dispar Banten Eneng Nurcahyati dan Kabid Perencanaan Ekonomi Bappeda Gorontalo Irvan Katili. (Dok. Dinas Pariwisata Banten)

Serang - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung di Kabupaten Pandeglang, Banten menjadi percontohan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo yang kini tengah mempersiapkan penyusunan usulan KEK ke dewan pusat.

"Kami sedang susun dokumen usulan KEK ke dewan nasional. Saat ini persiapan sudah 90 persen," kata Kabid Perencanaan Ekonomi Bappeda Gorontalo, Irvan Katili, di Auditorium Dinas Pariwisata (Dispar) Banten, Kota Serang, Rabu (17/5/2017).

Dalam realese yang diterima Banten Hits, selain mempelajari bagaimana pengelolaan KEK Tanjung Lesung, Irvan menerangkan upaya ini juga dalam rangka meningkatkan potensi destinasi wisata di Gorontalo.

"Kami belajar ke Dispar Banten dan pelaku industri pariwisatanya dalam mengembangkan program KEK," ujarnya.
 
Menurtnya, dengan letak strategis yang dekat dengan pemerintahan, pariwisata di Gorontalo saat ini cukup berkembang dan terbilang potensial untuk bisa dijadikan sebagai kawasan strategis wisata. Pusat kawasan yang disiapkan Gorontalo untuk KEK berada di Gorontalo Utara di atas lahan seluar 200 hektar.

"Kami harap bisa bekerja sama dengan pemerintah yang memiliki KEK, termasuk Banten," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dispar Banten Eneng Nurcahyati mengaku, kunjungan Gorontalo menjadi kesempatan untuk bisa memberi pengalaman dan ilmu terkait proses pembangunan KEK Tanjung Lesung dalam mengelola sekaligus mengembangkan destinasi pariwisata yang ditetapkan ke dalam 10 destinasi prioritas nasional dan disebut sebagai "Bali Baru" di Banten.

"Kami bersama pemerintah pusat dan daerah terus memperbaiki infrastruktur menuju KEK Tanjung Lesung sebagai upaya mendongkrak kunjungan kawasan dari sisi aksesibilitasnya," tuturnya.

Di sampung itu, menjadi kesempatan Dispar Banten mengenalkan potensi pariwisata di setiap kabupaten/kota mulai dari wisata bahari, alam, religi, budaya, masyarakat adat dan atraksi wisata lainnya.

"Kami harap Pemrov Gorontalo bisa mencapai tujuannya dalam membentuk KEK di wilayahnya dengan terus sharing dan fokus dengan kawasan wisata sesuai dengan potensi yang dimilikinya. Untuk Bappeda Provinsi Gorontalo agar bisa mengawal anggaran tersebut dengan baik karena semua tergantung dengan kebijakan anggaran Pemprov Gorontalo," terangnya.(Nda)

Ananda Deni

Memutuskan pilihan hidup sebagai jurnalis setelah masa-masa kuliahnya dulu dihabiskan dalam dunia pergerakan kampus. Pernah aktif di sejumlah organisasi kemahasiswaan dan bergabung dengan situs berita Banten Hits pada 2013.