id

Sate Bandeng dan Gerem Asem Jadi Jamuan Utama Raja-raja di Festival Surosowan

By  Nov 10, 2017 | 23:27
FOTO: pesonabanten.com

Serang - Rangkaian kegiatan Festival Surosowan 2017 telah dimulai sejak Kamis (9/11/2017), dimulai dengan kegiatan sosial pada pagi hari, kemudian dilanjutkan dengan katuran rawuh-petuk sono atau gala dinner raja-raja Nusantara dan negara tetangga pada malam harinya.

Wartawan Banten Hits Mahyadi melaporkan, hadir dalam acara katuran rawuh-petuk sono raja negara tetangga, di antaranya raja dari Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, serta 23 raja di Nusantara.     

Ketua Lembaga Pemangku Adat (LPA) Kesultanan Banten Tubagus Abbas Wase kepada Banten Hits menyebutkan, sate bandeng dan gerem asem menjadi menu utama yang disajikan dalam katuran rawuh raja-raja.

"Sebetulnya masih banyak makanan khas kesultanan. Yang semalam disajikan sate bandeng dan gerem asem," terang Tubagus Abbas Wase.

Tubagus Abas berharap budaya yang ada di Kesultanan Maulana Hasanudin Banten tidak tergerus oleh zaman. Karenanya LPA Kesultanan Banten akan menjadikan Festival Surosowan menjadi kegiatan rutin tahunan.

"Kita menginginkan kemitraan dengan semua (kepala daerah) kota dan kabupaten di Banten. Kegiatan ini juga dalam rangkaian HUT Provinsi Banten, Kota Serang, dan Kabupaten Serang. Harusnya (Festival Surosowan) dilaksanakan 8 Oktober tapi jalan masih dicor makanya diundur. Untuk tahun depan Insya Allah di 8 Oktober," ungkapnya.

Tubagus Abbas meyakini, Festival Surosowan adalah salah satu cara pemangku adat untuk memperkenalkan Provinsi Banten dengan keberagaman wisata religinya kepada dunia.

"Ini juga bentuk wisata religi juga. Kita menggandeng semua potensi yang ada di Banten. (Seperti malam ini), wisata kuliner dan wisata religi kita satukan dalam bentuk budaya," terangnya.(Rus)

 

Ayoo Berlangganan Berita Kami