Tangerang - Kawanan begal sadis kembali beraksi di wilayah Tangerang. Kali ini bandit tersebut menyasar korbannya yang merupakan sopir Grab, Rabu (11/10/2017) sekira pukul 04.45 WIB. 

Cilegon - Pemerintah daerah (pemda) Kota Cilegon, masih kebingungan mencari formula untuk mengatur ojek online. Menteri Perhubungan telah menginstruksikan agar pemda membuat aturan, untuk mengatur keberadaan ojek online, agar tidak terjadi gejolak.

Cilegon - Puluhan tukang ojek pangkalan (Opang) berunjuk rasa di halaman Balai Kota Cilegon, Jalan Jend. Sudirman, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Selasa (10/10/2017). Kedatangan puluhan tukang ojek tersebut untuk menyampaikan keluhan terkait, persoalan semakin maraknya ojek online yang beroperasi di Kota Cilegon yang dirasa sangat merugikan penghasilan mereka.

Serang - Ratusan pengendara ojek pangkalan (opang) berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Banten, Jalan Syekh Nawawi Albantani, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Senin (9/10/2017).

Tangerang - Pelajar SMK berinisial TF (16), menjadi korban pemerkosaan oleh AW (33), seorang oknum driver ojek online Grab. Insiden terjadi di kediaman korban di Perumahan Medang Lestari, Desa Medang, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa (3/10/2017).

Cilegon - Maraknya ojek online di Kota Cilegon membuat gerah para pengemudi ojek pangkalan (opang). Keberadaan ojek online dianggap merugikan para opal karena berkurangnya penghasilan yang sehari-hari diraih.

Serang - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang tak bisa berbuat banyak terkait maraknya keberadaan ojek online. Apakah banyak driver yang berasal dari luar kota juga sulit dipastikan.

Serang - Wali Kota Serang Tubagus Haerul Jaman mengakui, keberadaan transportasi online di wilayah perkotaan tak bisa dihindari.

Tangerang - Rencana aksi unjuk rasa menuntut dibubarkannya angkutan online, melalui selembaran yang menurut pihak kepolisian adalah berita hoax sudah mulai ramai di Tangerang. Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan mengancam akan menangkap pengunjuk rasa tersebut.

Tangerang - Surat selebaran bernada provokasi yang berisikan ajakan bagi para sopir angkot yang tergabung dalam Ikatan Pengemudi Angkutan Umum (IPAU) untuk berunjuk rasa ternyata kabar menyesatkan alias hoax.