Metropolitan

Data Kejahatan Wawan Akan Dibeberkan

Written by Riani on .

Banten Hits.com- Jaringan warga untuk reformasi (Jawara) Banten menyatakan siap untuk membantu KPK dalam melakukan penyelidikan kasus suap yang dilakukan Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan kepada Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.

Jawara Banten akan memberikan data tambahan terkait kejahatan yang dilakukan oleh Wawan jika KPK membutuhkannya untuk penyelidikan kasus tersebut.

Dalam siaran pers yang digelar Minggu (6/10/2013), di Serpong, Kota Tangerang Selatan, Jawara Banten juga meminta KPK menelusuri asal muasal uang Rp 1 miliar yang digunakan Tubagus Chaeri Wardana untuk menyuap Akil Mochktar. Hal ini guna mengetahui motivasi serta keterlibatan pihak lain.

Tujuh lembaga pegiat demokrasi dan antikorupsi, Minggu (6/10/2013) mendeklarasikan jaringan warga untuk reformasi (Jawara) Banten. Tujuh lembaga ini masing-masing Indonesian Corruption Watch (ICW), Masyarakat Transparansi (MATA Banten), Sekolah Demokrasi, Koalisi Guru Banten, Lingkar Madani, Aliansi Lembaga Independen Peduli Publik (Alipp), dan TRUTH.

Jawara Banten meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas kasus suap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang melibatkan Tubagus Chaeri Wardana, adik dari Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.(Baca juga: Jawara Banten Desak KPK Tuntaskan Suap Wawan)

KPK menangkap dan menetapkan tersangka Tubagus Chaeri Wardana, adik kandung Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, karena menyuap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Muhtar pada Kamis (03/10/2013) dini hari.(Baca juga: Adik Atut Suap Ketua MK Rp 1 Miliar)

Suap yang diberikan suami Walikota Tangsel Airin Rachmy Diani itu berupa uang senilai Rp. 1 Milyar.

Barang bukti uang suap itu juga sempat diperlihatkan oleh Ketua KPK, Abraham Samad saat jumpa pers, di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (03/10/2013).

Setumpuk uang rupiah dalam pecahan Rp 50.000 dan Rp 100.000 dengan total senilai Rp 1 miliar itulah yang menjadi barang bukti adik kandung Gubernur Atut ditangkap KPK.(Rus)

 

 

Share