Menu

Partisipasi Pemilih di Lebak Capai 80 Persen

Banten Hits.com - Usai memberikan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01 Pasir Kaum Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, tepatnya di depan RSUD Adjidarmo Rangkasbitung. Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya yang juga bersama suami Farid Hermawan, Rabu (9/7/2014), melakukan pemantauan langsung di sejumlah TPS.  

Banten Hits.com - Usai memberikan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01 Pasir Kaum Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, tepatnya di depan RSUD Adjidarmo Rangkasbitung. Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya yang juga bersama suami Farid Hermawan, Rabu (9/7/2014), melakukan pemantauan langsung di sejumlah TPS.  

TPS yang dipantau oleh Bupati yang juga didampingi dengan Sekda Lebak Dede Jaelani, Asda I Hariono, Asda III Virgojanti serta dari unsur Polres dan Kodim Lebak adalah TPS 01 di Desa Suka Mekarsari Kecamatan Kalanganyar, TPS 12 di Pasir Sukarayat MCT Kecamatan Rangkasbitung, dan TPS 08 yang terletak di Desa Kaduagung Timur Kecamatan Cibadak.

"Alhamdulillah, antusias masyarakat yang memilih di Pilpres dari ketiga TPS yang di pantau terlihat hampir mencapai 80 persen," kata Iti kepada Banten Hits.com, usai melakukan pemantauan di TPS 01 di Desa Suka Mekarsari Kecamatan Kalanganyar.

Lebih lanjut Iti mengatakan, sampai saat ini sesudah melakukan pemantauan, tidak ada masalah apapun yang mengkhawatirkan yang dianggap bisa mengganggu dan menghambat jalannya proses pencoblosan.

"Alhamdulillah tidak ada masalah. Kita berharap setelah proses pencoblosan lalu ke proses perhitungan semua berjalan aman dan lancar," ujarnya.

Terkait dengan maraknya pesan-pesan melalui berbagai media yang dianggap bisa memicu konflik dan meresahkan masyarakat, Iti menegaskan dan berharap kepada masyarakat agar tidak terpancing dan mengkonsumsi isu dan rumor yang bersifat menghasut dan mengadu domba.

"Saya dalam berbagai kesempatan dan melalui media sudah meminta agar masyarakat menjaga kondusifitas dan stabilitas pemilu, jangan terpengaruh isu apapun, ikuti pilihan hati masing-masing," ucapnya.

Ia menambahkan bahwa dari kesadaran masyarakat yang memang ingin memilih pemimpin sesuai hati nuraninya, tidakan yang bersifat pemaksaan dari pihak-pihak tertentu untuk memilih salah satu capres kepada masyarakat tidak ada.

"Siapa pun presiden nya yang terpilih merupakan presiden pilihan rakyat. Apapun hasilnya, rakyat yang harusnya menjadi pemenang. Maka wajib bagi masyarakat untuk menjaga stabilitas dan kondusifitas Pilpres," harapnya. (Riani)

Last modified onJumat, 01 Mei 2015 07:04

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

back to top