Metropolitan

Mantan Dirtut KPK Jangan Melempem di Banten!

Written by Admine on .

Banten Hits.com- Mantan Direktur Penuntutan (KPK) RI Ferry Wibisono yang kini menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, diminta segera menangkap mafia dana hibah di Propinsi Banten. Desakan disampaikan puluhan massa dari aktivis ormas dan LSM di Banten saat menggelar aksi unjuk rasa, Rabu (25/9/2013).

Para pengunjuk rasa menyampaikan desakan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, karena kasus dana hibah menurut mereka, diduga melibatkan petinggi-petinggi di Banten. Sementara sejauh ini, penanganan kasusnya hanya sebatas di permukaan saja.

"Kasus dana hibah Yayasan Solatiyah itu hanya permukaan sekitar pengurus yayasan. Padahal di luar itu ada mafia dana hibah yang sudah kami deteksi," teriak Ketua Umum ormas Aliansi Pemuda dan Masyarakat Banten (APMB) Yaya Baehaki yang juga selaku koordinator lapangan aksi.

Yaya Baehaki juga meminta supaya mantan Dirtut KPK RI tersebut tidak hanya gertak sambal kemudian akhirnya melempem ketika menangani kasus dana hibah di Banten.

Ratusan massa dari aktivis organisasi masyarakat (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Banten, Rabu (25/9/2013) menggelar aksi di depan pintu masuk kantor Gubernur Banten di kawasan Pusat Pemerintahan Propinsi Banten (KP3B). Mereka menuntut penegak hukum di Banten mengusut kasus dana hibah 2011, 2012, dan 2013 yang diduga sarat masalah.

Para pengunjuk rasa yang berasal dari gabungan ormas APMB dan LSM Revolusi Tunas Muda Banten (RTMB) ini, memulai aksi dengan berorasi sejak pukul 11.00 WIB.(Baca juga: Ormas dan LSM Desak Pengusutan Hibah)  

Selain orasi, puluhan massa aksi dengan cara teatrikal menggantung diri tali terlilit di leher di Gapura lingkungan Setda Banten dan dipasangi karton bertuliskan 'Gantung Mafia Hibah'. Aksi ironik ini terkait penyaluran dana hibah dan bantuan sosial (bansos) oleh Pemprov Banten sejak 2011, 2012, dan 2013 yang dianggap bermasalah.

Ketua Umum Aliansi Pemuda dan Masyarakat Banten (APMB) Yaya Baehaki mengatakan, selama ini penyaluran dana hibah disinyalir penuh rekayasa lantaran banyak disunat oleh oknum pejabat di Pemprov Banten. Menurutnya, berdasarkan penelusurannya, ada sedikitnya ada empat lembaga yang tidak menerima dana hibah dan bansos secara penuh.(Rus)

Share