id

Banjir Rob di Dadap, Pesta Warga Jadi Mirip Dapur Umum

By  Des 07, 2017 | 16:31
Suasana hajatan di rumah salah seorang warga Dadap yang terkena banjir.(Banten Hits/ Yogi Triandono)

 

Tangerang - Banjir rob sudah lima hari merendam tiga RW, yakni RW 001, 002, dan 003, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. 

Warga mengeluhkan belum mendapatkan bantuan apapun dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang. Apalagi saat ini sejumlah anak-anak di lokasi banjir sudah mulai terserang berbagai penyakit.

BACA JUGA: Seminggu Terendam Banjir Rob, Warga Dadap Belum Dapat Bantuan

Meski kawasan ini dikepung banjir, Uki (60), salah seorang warga, tetap menggelar hajatan anaknya, Ipan Maulana yang disunat, Kamis (7/12/2017). Warga berdatangan silih berganti ke rumah sederhana Uki. 

Antrean warga di rumah Uki ini, sama sekali tidak menggambarkan suasana orang hajatan. Bahkan, suasananya mungkin lebih mirip antrean di dapur umum pengungsian. Maklum, selain lokasi hajatan terendam banjir, tamu undangan pun datang dengan pakaian seadanya.

Uki mengaku, dia terpaksa menggelar hajatan di tengah banjir karena sunatan anak bungsu dari enam bersaudara ini sudah direncanakan sejak jauh-jauh hari.

"Ya mau gimana lagi, namanya musibah kan enggak bisa kita prediksi. Udah jauh-jauh hari direncanain hari ini, tapi malah banjir. Yaudah (tetap dilaksanakan)," ujarnya.

Pantauan Banten Hits di lokasi, kediaman Uki terendam air rob setinggi paha orang dewasa. Uki menjajakan hidangan prasmanan untuk para tetangga yang datang dengan lauk pauk sederhana.

"Memang kan kita sudah sering banjir. Jadi kaget sih enggak, ya ikhlas aja terima namanya musibah," ujarnya. 

Meski hajatan berlangsung dengan suasana yang tak normal, Uki tetap bersyukur anaknya sudah dapat dikhitan.

"Yang penting anak saya sudah dikhitan. Tetangga datang saya sudah bersyukur. Kalau bantuan pasti kami butuh jadi tetap berharap ada bantuan dari pemerintah," tandasnya.(Rus)

 

Yogi Triandono

Pria asal Teluk Naga, Kabupaten Tangerang ini memulai karir jurnalistik di Banten Hits. Dia menekuni dunia jurnalistik sesuai disiplin ilmu yang diperoleh semasa kuliah di Universitas Budi Luhur. Yogi juga memiliki ketertarikan yang mendalam terhadap dunia seni dan sastra.