id

Beberapa Jam sebelum Terobos Istana Merdeka, Basufi Masih Terlihat di Rumahnya

By  Nov 14, 2017 | 17:39
Rumah yang ditempati Basufi Tarsiwan dijaga aparat TNI dan polisi. Basufi diamankan setelah berusaha menerobos pintu penjagaan Istana Merdeka, Jakarta. (Foto: Maya Aulia/Banten Hits)

Tangerang - Basufi Tarsiwan (39) warga Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang diamankan Paspamres karena nekat menerobos pintu penjagaan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2017) sekitar pukul 18.30 WIB. Kepada petugas, Basufi mengaku sebagai simpatisan ISIS.

BACA JUGA: Mengaku ISIS Pria Asal Karawaci Nekat Terobos Istana Merdeka

Iin, salah seorang tetangga Basufi mengaku, masih melihat pria asal Banyumas tersebut pada Senin siang sekitar pukul 13.00 WIB.

"Duduk-duduk begitu. Waktu saya lewat dia juga negor saya," tutur Iin, Selasa (14/11).

Sekitar satu jam kemudian, Basufi pergi meninggalkan rumah. Kebiasaan Basufi jika hendak meninggalkan rumah adalah menitipkan kunci rumahnya kepada tetanga.

"Dia emang biasa nitipin kunci ke ibu samping rumahnya," ungkap Iin.

BACA JUGA: Nekat Terobos Pintu Istana dan Mengaku ISIS, Basufi di Mata Tetangga Dikenal Tertutup

Tak selang berapa lama, sekira pukul 16.00 WIB, kakak Basufi, Riswati datang mengambil kunci rumah. Kata Iin, Riswati tidak lama di dalam rumah tersebut.

"Abis ngambil kunci lalu masuk sebentar terus langsung pergi. Saya lihat sih kayak bawa kardus kecil gitu sih," tuturnya.

Iin mengaku, tak menaruh curiga dengan Basufi maupun keluarganya. Kata dia, rumah yang baru ditempati Basufi itu pun akan dijual.

"Rumah itu udah lama ditawar-tawarin, cuma belum laku karena harganya kemahalan. Kalau barang-barang sama motor masih ada di dalam," katanya.

BACA JUGA: Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Basufi dengan ISIS

Saat dihubungi tetangga, sang kakak Riswati mengaku sudah berada di kampung halamannya. Meski mempunyai seorang anak berusia 10 tahun, tidak ada tetanggannya yang pernah melihat Basufi bermain dengan anaknya.(Nda)

Maya Aulia A

Perempuan supel kelahiran Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang ini memiliki talenta mengajar sesuai bidang kuliahnya di Universitas Negeri Jakarta. Bergabung di Banten Hits adalah karir perdananya di bidang jurnalistik.