id

KPK Dalami Peran Masing-masing Tersangka Kasus Suap Pembangunan Transmart

By  Okt 18, 2017 | 16:18
Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi (tengah) saat groundbreaking pembangunan Transmart di Gedung Wisma Permata KS Cilegon, Jumat (14/7/2017). KPK menetapkan Iman bersama lima orang lainnya dalam kasus suap pemulusan izin pembangunan Transmart di Cilegon. Dalam kasus tersebut, Iman diduga sebagai penerima suap. (Dok. Kominfo Cilegon)

Cilegon - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota Cilegon Iman Ariyadi dan lima orang lainnya sebagai tersangka dalam dugaan kasus suap perizinan pembangunan Transmart di Kota Cilegon, Sabtu (23/9/2017).

BACA JUGA: Uang Suap untuk Wali Kota Cilegon Diduga untuk Muluskan Izin Pembangunan Transmart

Ditemui usai rakor pimpinan daerah Provinsi Banten, di Gedung DPRD Cilegon, Rabu (19/10/2017), Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, pihaknya masih mendalami peran masing-masing tersangka dalam kasus tersebut.

“Kita terus mendalami kasus itu, kita dalami peran setiap orang," ujar Saut.

BACA JUGA: Modus Baru Suap Wali Kota Cilegon, Dana Ditransfer ke Klub Sepak Bola Cilegon United

Saut menjelaskan, KPK tidak mau terburu-buru dalam pengembangan kasus tersebut. Hal ini agar penyidikan dilakukan sebagaimana mestinya.

“Mesti dilakukan pelan-pelan. Jaman sekarang kan hukum tidak boleh dendam, marah. Hukum pembuktian itu penting, itu KUHP tidak bisa kita langgar itu,” jelasnya.

BACA JUGA: Wali Kota Cilegon Tersangka Suap, Warga Korban Gusuran Sujud Syukur di PN Serang

Mungkinkan ada tersangka lain dalam kasus itu? Begini jawaban Saut.

“Saya belum bisa simpulkan, masih di dalami,” tutupnya.(Nda)

Iyus Lesmana

Pernah bekerja untuk sejumlah stasiun televisi nasional dan internasional seperti Global TV dan BBC News. Pengalaman luar biasa yang pernah dialaminya ketika membuat laporan untuk BBC News di laut lepas Selat Sunda terkait imigran gelap. Bergabung di situs berita Banten Hits sejak 2013.