id

Peran Penting Jurnalis Keagamaan dalam Keberagaman

By  Okt 18, 2017 | 10:19
Konferensi jurnalis agama yang digelar UMN. (Foto: Yogi Triandono/Banten Hits)

Tangerang - Universitas Multimedia Nusantara (UMN) bekerja sama dengan Serikat Jurnalis dalam Keberagaman (Sejuk) mengadakan Conference on Religion Journalism, Reporting Religion in Asia, di Lecture Hall UMN, Tangerang, Selasa (17/10/2017).

Rektor UMN Ninok Leksono mengatakan, kegiatan tersebut dilatarbelakangi banyaknya isu agama yang terjadi di berbagai negara di Asia.

"Peran sebagai jurnalis membuat kita harus memandang dari berbagai sisi," ujar Ninok.

Menurutnya, jurnalis keagamaan sering dipandang sebelah mata. Padahal, dalam keberagaman jurnalis keagamaan memiliki peran yang penting.

"Selama ini jurnalis agama selalu di letakkan di bawah karpet, semua memandang jurnalis agama itu sebenarnya tidak perlu, padahal keberadaan jurnalis agama dalam melaporkan isu-isu keagamaan, seperti konflik sangat penting," terang Ninok.

Dengan konferensi tersebut, Ninok berharap dapat mendorong para jurnalis muda bisa mengembangkan diri agar lebih bijaksana dalam menanggapi sebuah isu yang harus dilaporkan.

"Inilah yang membuat jurnalis muda harus bisa terus mengasah kemampuannya, agar lebih bijaksana dalam memandang sesuatu, terutama isu sensitif seperti konflik agama," katanya.(Nda)

Yogi Triandono

Pria asal Teluk Naga, Kabupaten Tangerang ini memulai karir jurnalistik di Banten Hits. Dia menekuni dunia jurnalistik sesuai disiplin ilmu yang diperoleh semasa kuliah di Universitas Budi Luhur. Yogi juga memiliki ketertarikan yang mendalam terhadap dunia seni dan sastra.