id

Gunakan Paspor Palsu, Dua Warga Pakistan Diamankan Petugas Imigrasi Bandara Soetta

By  Okt 18, 2017 | 09:31
Dua warga negara Pakistan saat diamankan petugas Imigrasi Bandara Soetta karena menggunakan paspor palsu. (Foto: Maya Aulia/Banten Hits)

Tangerang - Dua warga Pakistan Gulzar Wasif (30) dan Fahira Riaz (25) harus berurusan dengan petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang. Petugas mengamankan keduanya karena kedapatan menggunakan paspor palsu.

 

Kepala Kantor Imigrasi Bandara Soetta Enang Syamsi menuturkan, kedua warga Pakistan ini tiba di Indonesia dengan pesawat Lion Air JT-285 sekitar pukul 08.40 WIB.

Saat ke loket imigrasi dan dilakukan wawancara singkat, petugas mencurigai data yang berada di dalam paspor tidak sesuai.

“Petugas menemukan kejanggalan pada halaman biodata dan dilakukan pemeriksaan ke petugas lainnya untuk dilakukan wawancara lebih dalam,” kata Enang, Selasa (17/10/2017).

Setelah dilakukan pemeriksaan, terhadap paspor UK tersebut, ketebalan halaman biodata tidak seperti pada paspor biasa.

“Ketebalan lembaran biodata tidak seperti biasanya, dan potongan di sisi halaman tersebut juga tidak rata. Kalau tanda atau cap pendaratan dan cap bertolak pada paspor itu diduga palsu,” bebernya.

Kecurigaan petugas bertambah, saat keduanya diminta untuk mengulang tanda tangan yang hasilnya sangat jauh berbeda dengan tanda tangan yang dimiliki keduanya. Petugas langsung menggeledah barang bawaan kedua warga negara asing tersebut.

“Kami periksa isi barang bawaan dan kontak serta foto di dalam handphone mereka. Kami menemukan paspor Pakistan di dalam koper yang berangkutan dan menemukan cap kedatangan dan keberangkatan yang asli,” ujarnya.

Kepada petugas, keduanya mengaku mendapatkan paspor UK palsu dari seorang warga India yang berada di Malaysia. Rencananya, mereka akan bertolak ke Vancouver, Kanada melalui Indonesia menggunakan pesawat China Airlines CI672.

“Indonesia hanya dijadikan tempat transit. Setelah dilakukan koordinasi, diputuskan untuk melakukan penolakan pemberian izin masuk dan memulangkan yang bersangkutan ke embarkasi awal yaitu Kuala Lumpur dengan pesawat Lion Air JT-286 pukul 21.00 WIB,” paparnya.(Nda)

Maya Aulia A

Perempuan supel kelahiran Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang ini memiliki talenta mengajar sesuai bidang kuliahnya di Universitas Negeri Jakarta. Bergabung di Banten Hits adalah karir perdananya di bidang jurnalistik.