id

Polisi Tangkap 9 Orang Terkait Narkoba, Satu di Antaranya PNS Pemprov Banten

By  Okt 16, 2017 | 18:43
Kapolres Pandeglang AKBP Ary Satriyan menunjukkan barang bukti berupa sabu dan alat hisap serta ratusan pil Eximer dari kesembilan tersangka yang berhasil diamankan. (Foto: Engkos Kosasih/Banten Hits)

Pandeglang - Jajaran Satresnarkoba Polres Pandeglang meringkus sembilan orang terkait narkoba dan peredaran obat-obatan terlarang. Sembilan orang yang diamankan tersebut adalah MAN, MIS, JS, IS, RG, SD, MI, RD, dan FF.

BACA JUGA: BNN Banten Musnahkan 3,2 Kg Ganja yang Dikirim dari Sumatera

Dari sembilan orang tersebut, MI dan RD masih berstatus sebagai pelajar, sementara FF diketahui merupakan Pegawai Negeri Sipil yang bekerja di Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten.

"Tersangka FF diamankan di wilayah Serang hasil pengembangan setelah petugas menangkap sejumlah tersangka di Pandeglang," kata Kapolres Pandeglang, AKBP Ary Satriyan, di Mapolres Pandeglang, Senin (16/10/2017).

Polisi mengamankan barang bukti berupa 0,48 gram sabu beserta alat hisap. Sementara itu, terkait peredaran obat-obatan terlarang, polisi mengamankan 520 butir pil Eximer serta 8 buah telepon genggam yang diduga digunakan sebagai alat komunikasi untuk melakukan transaksi serta uang Rp300 ribu.

"Ratusan butir obat kita dapat saat mengamankan tersangka MIS di kediamannya di Karangtanjung. Termasuk MAN yang saat itu memang sedang berada di rumah MIS," ujar Ary.

BACA JUGA: Polisi Sebut Pandeglang Darurat Peredaran Narkoba

Dari keterangan pelaku, obat-obatan terlarang tersebut dibeli dari wilayah Serang. Setiap 10 butir, pelaku membeli dengan harga Rp10 ribu yang kemudian dijual 8 butir.

"Target sasaranya adalah anak-anak sekolah," kata kapolres.

Sementara itu, FF membenarkan jika ia merupakan PNS. Dirinya mengaku, mendapat sabu dari temannya di Serang.

"Biasa beli setengah Rp600 ribu, baru dua tahun pakai (sabu). Buat dipakai sendiri aja," tuturnya.(Nda)