id

Didemo Warga Sindang Jaya, Alam Sutera Hapus Papan Proyek Sekolah

By  Okt 09, 2017 | 10:33
Papan nama sekolah di proyek Suvarna Sutera, Alam Sutera yang ditolak warga Sindang Jaya tampak ditutup cat.(FOTO: Istimewa)

 

Tangerang - Perusahaan properti ternama Alam Sutera menghapus papan proyek pembangunan Sekolah Saint Laurent di kawasan Suvarna Sutera (sebelumnya ditulis Suvarna Padi), Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, menyusul aksi demo ratusan warga dari tujuh desa di kecamatan tersebut, Rabu (4/10/2017).

BACA JUGA: Warga Sindang Jaya Tolak Sekolah dan Rumah Ibadah di Suvarna Padi Alam Sutera

Pantauan di lokasi, Minggu (8/10/2017), nama sekolah pada papan proyek ditutup menggunakan cat. Sementara, tiang-tiang pancang dan crane sudah tegak berdiri.

Warga di sekitar lokasi menyebut proyek sekolah dan rumah ibadah yang tengah berlangsung di Suvarna Sutera ini tidak mengantongi izin.

BACA JUGA: Tak Berizin, Kenapa Alam Sutera Bangun Sekolah dan Rumah Ibadah di Suvarna Padi?

Lima hari pasca-aksi penolakan warga Sindang Jaya, belum ada titik temu antara warga, pengembang, dan Pemkab Tangerang. 

"Belum ada titik temu (soal penolakan warga). Waktu malam Jumat kemarin (Kamis, 5/10/2017) ngobrol sama pak camat. (Soal pembangunan sekolah dan rumah ibadah) itu mah dikembalikan lagi ke pemerintah daerah. Tergantung pak bupati," kata Deni, salah seorang warga Sindang Jaya kepada Banten Hits, Sabtu (7/10/2017) malam.(Rus)

 

Darussalam J. S

Memulai karir jurnalistik pada tahun 2003 di harian Fajar Banten (sekarang Kabar Banten, grup Pikiran Rakyat). Pernah bekerja di Global TV selama 2005-2013 dan di Info TV selama setahun. Darussalam juga pernah menerbitkan buku jurnalistik berjudul, "Korupsi Kebebasan, Kebebasan Terkorupsi". Kemudian dia mendirikan situs berita Banten Hits, 11 Februari 2013.