id

Jembatan Jayasari Lebak Putus, Pemda Hanya Siapkan Rakit

By  Okt 02, 2017 | 13:54
(Istimewa)

Lebak - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi menyatakan pihaknya akan menyiapkan rakit bambu bagi warga yang hendak melintasi Sungai Ciujung di Desa Jayasari, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak setelah jembatan yang melintang di atas sungai itu putus akibat kondisi jembatan yang lapuk dan luput dari perhatian Pemkab.

 

"Kita akan membuat rakit atau eretan sementara untuk mengantisipasi lumpuhnya aktifitas warga, Insya Allah dalam minggu ini akan kita kerjakan," kata Kaprawi, Senin (2/10/2017).

BACA JUGA : Jembatan Penghubung Dua Desa di Lebak Terputus, Warga Terisolir

Informasi yang diperoleh Banten Hits, akibat putusnya jembatan tersebut ratusan siswa yang bersekolah di SMP, SMU, SMK dan Madrasah Tsanawiyah (MA) serta Madrasah Aliyah (MA) di Desa Muaradua, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak yang berasal dari Desa Jayasari terpaksa tidak bisa ke sekolah sejak dua hari lalu.

"Sesuai perintah ibu Bupati maka BPBD dan PUPR Lebak akan bangun eretan tersebut," ujarnya.

Kaprawi menjelaskan, pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Jayasari dengan Muaradua, akan di bangun dalam waktu dekat melalui Biaya Tidak Terduga (BTT) tahun 2017 ini dengan anggaran sebesar Rp 315 juta.

"Tinggal nunggu acc ibu Bupati, anggaranya sudah muncul sebesar Rp 315 juta," tutupnya.

Untuk diketahui, jembatan penghubung antara Kampung Cikoret, Desa Muaradua, Kecamatan Cikulur dengan Kampung Leuwiurug, Desa Jayasari, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, terputus pada Sabtu (16/9/2017), akibatnya warga di dua desa tersebut terisolir dan tidak bisa melakukan aktivitasnya.(Zie)