id

Lebak Sulit Kejar Ketertinggalan Jika Hanya Andalkan APBD

By  Mei 19, 2017 | 18:44
Iti Octavia Jayabaya secara simbolis menyerahkan bantuan program kesehatan dari Lazis PLN. (Banten Hits/ Fariz Abdullah)

Lebak - Swasta mempunyai peran dan andil penting untuk membantu pemerintah daerah mengatasi berbagai persoalan. Terutama, bagi Kabupaten Lebak yang masih menyandang status sebagai daerah tertinggal.

 

"Bantuan-bantuan dari perusahaan sangat dinanti masyarakat," kata Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat menghadiri launching program kesehatan dan rehabilitasi infrastruktur umum, di Desa Sindangsari, Kecamatan Sajira, Jumat (19/5/2017).

Program kesehatan dan rehabilitasi infrastruktur umum merupakan program yang diluncurkan PT PLN (Persero) melalui Lembaga Amil Zakat Infak Sedakah (Lazis). Hadir pula Manager PLN Banten Shofi Felienty.

Iti mengaku sangat sulit bagi Kabupaten Lebak mengejar ketertinggalan maupun mengentaskan kemiskinan dan membangun infrastruktur jika hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Jika hanya mengandalkan APBD belum tentu bisa selesai dalam sepuluh tahun," tuturnya.

PLN juga membangun fasilitas MCK, merehabiltasi jembatan gantung, pemasangan listrik dan penyediaan sanitasi air bersih.

"Dananya berasal dari 2,5 persen penghasilan pegawai yang dihimpun melalui Lazis PLN dan berhasil terkumpul Rp600 juta," ungkap Shofi.(Nda)