id

Warga Ngamuk di Pabrik Mayora Grup, Arus Lalin Pandeglang-Serang Macet Panjang

By  Feb 06, 2017 | 18:17
Kemacetan yang terjadi di jalan raya Serang-Pandeglang, akibat adanya aksi unjuk rasa warga terkait penolakan berdirinya PT Tirta Fresindo Jaya (Mayora grup) (Banten Hits/Engkos Kosasih)

Pandeglang -  Demo penolakan PT Tirta Fresindo Jaya (Mayora grup) di Kampung Gayam, Desa Cadasari, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang berakhir ricuh, Senin (6//2/2017).

Demo yang semula tertib mendadak anarkistis setelah massa aksi yang berasal dua kecamatan, yakni Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang dan Kecamatan Baros, Kabupaten Serang tidak ditemui Bupati Pandeglang Irna Narulita. Massa yang kesal bergerak ke lokasi pembangunan pabrik.

Massa membakar alat berat dan merusak tiga bangunan  milik perusahan tersebut, membuat arus lalu lintas di jalan Raya Pandeglang Serang dari dua arah mengalami kemacetan panjang. 

"Saya sangat kaget melihat kejadian amuk masa ini dan baru kali ini di jalan raya Pandeglang - Serang macet panjang," kata pengendara roda empat yang enggan disebutkan namanya.

Pengguna jalan merasa terganggu adanya unjuk rasa warga ditepi jalan tersebut. Tak lama kemudaian, pihak aparat keamanan diterjunkan untuk mengurai kemacetan.

Dalam Kasus ini, Polres Pandeglang tengah melakukan penyidikan dan penyelidikan tentang tindak pidana yang terjadi di TKP. Pihaknya pun masih mendalami aktor yang terlibat dalam pengrusakan tersebut. 

BACA JUGA: Polres Pandeglang Masih Menyelidiki Pengrusakan Pabrik Mayora Grup

"Polres masih melakukan identifikasi, pemeriksaan saksi-saksi, bukti yang ada dan kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Kapolres pandeglang AKBP Ary Satriyan.(Ep)

 

DESAIN HUT KOTA CILEGON APRIL 2017

Ayoo Berlangganan Berita Kami