id

Menang Gugatan, Korban Gusuran Pemkot Cilegon Geruduk Gedung Dewan

By  Jan 11, 2017 | 17:11
Unjuk rasa ratusan warga korban gusuran Pemkot Cilegon di depan Gedung DPRD Cilegon. PTUN memenangkan gugatan warga terkait dengan penggusuran yang dilakukan Pemkot Cilegon, Senin (25/7/2016). (Banten Hits/ Iyus Lesmana)

Banten Hits - Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Serang memenangkan gugatan warga Cikuasa Pantai dan Kramat Raya terkait dengan penggusuran yang dilakukan Pemkot Cilegon, Senin (25/7/2016) lalu. Keputusan PTUN bernomor 06/TKPP/2016 ini sekaligus membatalkan pemberitahuan pembongkaran tertanggal 19 Juli 2016 yang ditandatangani tergugat Asisten I Sekda Kota Cilegon sebagai wakil Pemkot Cilegon.

 

BACA JUGA: Keok sama Korban Gusuran di PTUN, Wali Kota Cilegon Banding

Berbekal putusan itu, ratusan warga menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD dan Kantor Wali Kota Cilegon, Rabu (11/1/2016). Massa yang didominasi kaum perempuan dan anak-anak ini membawa karton bertuliskan kecaman dan kekecewaan kepada Wali Kota Cilegon,Tb Iman Ariyadi yang dianggap sewenang-wenang kepada warga yang sudah puluhan tahun menetap di lokasi tersebut.

“Akibat digusur enam bulan lalu, kami terlantar tidak punya tempat tinggal. Tapi akhirnya, doa kami dijawab oleh Tuhan dengan dimenangkannya gugatan kami di pengadilan," tutur Yanti salah satu warga.

BACA JUGA: HUT RI, Warga Gerem Cilegon Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Warga juga meluapkan kekecewaan kepada anggota DPRD lantaran pintu gerbang tempat para wakil rakyat tersebut ditutup.

“Kenapa pintunya ditutup, kami tidak anarkis. Kami ini korban ketidakadilan pemerintah. Kami hanya ingin bertemu dengan wakil rakyat untuk menyampaikan surat putusan PTUN. Kalau kami tidak diterima, lebih baik pecat saja anggota dewan ini," tegas Jasmin warga lainnya.

Warga juga melakukan aksi doa bersama di tengah-tengah Jalan Jenderal Sudirman. Aksi tersebut membuat arus lalu lintas di ruas jalan tersebut mengalami kemacetan. Petugas kepolisian terpaksa mengalihkan pengendara ke jalur lain.(Nda)

Iyus Lesmana

Pernah bekerja untuk sejumlah stasiun televisi nasional dan internasional seperti Global TV dan BBC News. Pengalaman luar biasa yang pernah dialaminya ketika membuat laporan untuk BBC News di laut lepas Selat Sunda terkait imigran gelap. Bergabung di situs berita Banten Hits sejak 2013.

Ayoo Berlangganan Berita Kami