id

Tersangka Tunda Jabat Kasi Deposit Perpustakaan, Irna: Saya Kedepankan Etika

By  Jan 10, 2017 | 16:58
Irna menandatangani berita acara pelantikan pejabat eselon IV. (Banten Hits/ Saepulloh)

Banten Hits - Tersangka korupsi tunjangan daerah (tunda) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pandeglang, Tata Sopandi menjadi salah satu pejabat yang namanya masuk dalam daftar 879 pejabat eselon IV yang dilantik Bupati Irna Narulita.

BACA JUGA: Kejari Akan Tetapkan Dua Tersangka Baru Korupsi Tunjangan Daerah Pandeglang

Tata yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dindikbud menempati posisi barunya sebagai Kasi Deposit, Pengembangan Koleksi dan Pengolahan Bahan Perpusatakaan Dinas Perpustakaan dan Arsip.

Belum adanya putusan pengadilan menjadi dasar Irna mempertahankan Tata dan memilih tak menonjobkannya.

BACA JUGA: Kejari Pandeglang Pertimbangkan Penahanan Tersangka Tunjangan Daerah

"Kalau dari sisi hukum, kita kan bicara kalau sudah inkrah. Kalau belum inkrah dari pengadilan belum jadi terdakwa, saya pemimpin harus mengedepankan etika," kata Irna, Senin (9/1/2017).

Jika pengadilan memvonis Tata bersalah, Irna memastikan akan memecat.

"Kalau sudah inkrah, misalnya 5 tahun. Ya sudah pasti dipecat. Ini kan belum tentu bersalah, saya hormati proses hukum sebagai panglima," tegasnya.

Di lingkungan Dindikbud, 15 pejabat eselon IV menempati posisi baru, yakni:

1. M Yunus sebelumnya Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Patia menjabat sebagai Kasi Pembinaan Kesiswaan Sekolah Dasar (SD).

2. Enok Herawati sebelumnya Kasubag TU UPT Pendidikan Kecamatan Cadasari menjabat sebagai Kasi Kurikulum dan Kelembagaan SD

3. Hendriana Kasi Kebijakan dan Pembinaan Pendapatan Dinas Pendapatan Daerah menjabat Kasi Kurikulum dan Kelembagaan Sekolah Pertama.

4. Yayat Mulyatna sebelumnya Kasi Paud Dindikbud menjabat Kasubag Keuangan.

5. Asep Erma Setiawan sebelumnya Kasubag Perencanaan, Evakuasi dan Pelaporan Dindikbud menjabat Kasubag Kasubag Perencanaan, Evakuasi dan Pelaporan.

6. Riyvan Dwinda Fahsyaluvi sebelumnya Kasubag Umum dan Kepegawaian menjabat Kasubag Umum dan Kepegawaian.

7. Fahrurrozi Kasubag Evaluasi Pembangunan Bagian Administrasi Pembangunan dan Layanan Setda menjabat Kasi Sarana dan Prasarana SMP.

8. Agus Suparman sebelumnya Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Cikedal menjabat sebagai Kasi Sarana Prasarana SD.

9. Ardiansyah sebelumnya Kasi Ketentraman, Ketertiban dan Kebersihan Kecamatan Munjul menjabat sebagai Kasi Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

10. Ajat Sudrajat sebelumnya Kasi Pendidikan Masyarakat, Khusus dan Pelantikan Disdukcapil menjabat sebagai Kasi pembinaan Ketenagaan PAUD dan Non Formal.

11. Mu'min Sueb Kasi Pembinaan pendidikan dan Tenaga Pendidikan pendidikan menengah menjabat Kasi Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan.

12. Arief Mukharam sebelumnya Kasi Prasarana Pendidikan Dasar menjabat sebagai Kasi Pembinaan Kesenian.

13. Agus Suryana sebelumnya Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sindangresmi menjabat sebagai Kasi Pembinaan Kursus dan Pelantikan.

14. Warso sebelumnya Kasi Kurikulum dan Kesiswaan Pendidikan Dasar menjabat Kasi Pembinaan Ketenagaan SD.

15.  Ade Suparman Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Koroncong menjabat Kasi Pembinaan Ketenagaan Sekolah Menengah.(Nda)

Saepulloh

Pria kelahiran Serang ini besar dalam gemblengan PMII. Semasa kuliah dulu, Aep--nama panggilannya--pernah menjabat Ketua Rayon PAI, Pengurus Komisariat PMII 2012, dan Pengurus Cabang PMII Pandeglang 2014. Dia memulai karir jurnalistik di Banten Hits.

Ayoo Berlangganan Berita Kami