id

Warga Keluhkan Parkir Liar di Cilegon Boulevard dan Taman Layak Anak

By  Jan 10, 2017 | 07:42
Sejumlah kendaraan milik pengunjung tampak terparkir di bahu jalan, tepat di depan Taman Cilegon Boulevard.(Banten Hits/ Iyus Lesmana)

 

Banten Hits - Pengunjung Taman Cilegon Boulevard dan Taman Layak Anak di Kota Cilegon, mengeluhkan praktik pungutan parkir liar di taman kebanggaan Wali Kota Cilegon Tb. Iman Aryadi yang berada tepat di pusat Kota Cilegon itu.  

Warga meminta, Pemerintah Kota Cilegon menyediakan lahan parkir yang memadai sebagai penunjang keberadaan taman-taman tersebut supaya bisa terhindar dari pungutan parkir liar.

"Selalu bayar parkir jika main ke sini, apalagi tidak disertakan dengan karcis yang resmi dari Dishub Kota Cilegon. Seharusnya pemerintah juga menyediakan lahan parkir. Selain dapat terhindar dari pungutan liar juga bisa lebih tertata," kata Maesaroh, pengunjung Cilegon Boulevard asal Kecamatan Jombang kepada Banten Hits, Senin (9/1/2017).

Salah seorang juru parkir Cilegon Boulevard yang enggan menyebutkan namanya mengaku, pungutan parkir kepada para pengunjung taman itu sudah diketahui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Cilegon.

"Kita pungut parkiran ini untuk uang kebersihan, Pak. Itu pun kita tidak mematok atau se-dikasihnya aja sama pemilik kendaraan. Tapi yang jelas kita mungut parkir ini sudah diketahui orang DKP," ucapnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon Dana Sujaksana yang dihubungi Banten Hits melalui telepon selulernya menjelaskan, pihaknya sudah pernah melakukan inspeksi mendadak (sidak) soal keberadaan petugas parkir liar di taman kebanggaan warga Kota Cilegon.

"Saya pernah melakukan sidak beberapa waktu yang lalu, masih ditemukan adanya oknum masyarakat yang menjadi juru parkir sedang memungut uang parkir kepada masyarakat," terangnya.

"Temuan itu akan kita rapatkan dengan Polres Cilegon. Selain itu lahan parkir yang digunakan kendaraan itu badan jalan, makanya kita tegur," ucapnya.

Dana Sujaksana menegaskan, Dinas Perhubungan Kota Cilegon tidak pernah mengeluarkan izin parkir di dua taman tersebut.(Rus)

 

Iyus Lesmana

Pernah bekerja untuk sejumlah stasiun televisi nasional dan internasional seperti Global TV dan BBC News. Pengalaman luar biasa yang pernah dialaminya ketika membuat laporan untuk BBC News di laut lepas Selat Sunda terkait imigran gelap. Bergabung di situs berita Banten Hits sejak 2013.