id

Disperindangpas Lebak Ancang-ancang Wujudkan Pasar Bersih dan Nyaman

By  Des 28, 2016 | 15:36
Ilustrasi. Disperindagpas Lebak berupaya mewujudkan pasar yang bersih dan nyaman dikunjungi. (Banten Hits/ Ananda Deni)

Banten Hits - Dinas Perdagangan Perindustrian dan Pasar (Disperindagpas) Kabupaten Lebak kini tengah menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan pasar rakyat dan menata ulang organisasi pengelola pasar.

 

Kepala Disperindagpas Lebak, Virgojanti menjelaskan, berbagai hal dilakukan sebagai ancang-ancang untuk mewujudkan pasar bersih dan nyaman pada tahun 2017 nanti.

"Kita ingin pasar tradisional di Lebak menjadi tempat belanja yang nyaman dikunjungi masyarakat," ujar Virgo kepada Banten Hits, Rabu (28/12/2016).

Kata Virgo, selain menyusun SOP dan organisasi, pihaknya juga akan memperkuat kapasitas pengelola pasar melalui diklat, meningkatkan peran partisipasi pelaku usaha/pedagang, membangun/merehabilitasi serta memelihara sarana prasarana pasar dan menerapkan e-Retribusi dalam rangka optimalisasi penerimaan PAD dari sektor pelayanan pasar.

"Tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan, tapi kita lakukan secara bertahap. Mulai dari pembenahan internal dulu. Konsep ini pun harus kita sosialisasikan kepada pengelola dan para pelaku usaha," terang Virgo.

Menciptakan K3 (Ketertiban, Ketentraman, dan Keindahan) di lingkungan pasar sambung Virgo merupakan upaya agar motto "Pasarku Bersih Penghasilanku Bertambah" bisa terwujud.

"Bagaimana motto itu bisa terlaksana, jelas tidak mudah dan bisa saja tiap pasar berbeda motto, karena setiap pasar harus dibentuk komunitas pedagangnya. Baiknya, motto itu dicetuskan oleh masing-masing komunitas pedagang agar menjadi motivasi mereka," terangnya.

Lebih lanjut Virgo mengatakan, pembinaan terhadap pedagang akan dilakukan bersama badan diklat Kementerian Perdagangan, terutama pembekalan bagi pedagang soal menata barang dagangan.

"Mudah-mudahan kita bisa bekerja sama dengan kementerian memberikan pembinaan kepada pedagang. Bagaiman mereka menjaga kebersihan tempat dagangannya, dan memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa produk yang dijual aman dan layak konsumsi," paparnya.(Nda)