id

Nasuha dan Imam Riyadi Ditunjuk Membidani Kelahiran Banten United

By  Nov 10, 2017 | 17:42
Mantan pemain Timnas Indonesia, Nasuha bersama Wagub Banten Andika Hazrumy. Nasuha ditunjuk membidani kelahiran tim sepakbola Banten United. (Foto: Istimewa)

Serang - Mantan pemain tim nasional asal Banten, Nasuha ditunjuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk membidani kelahiran tim sepakbola Banten United. Selain Nasuha, pesepakbola asal Serang yang pernah membela Persib yakni Iman Riyadi juga akan terlibat di dalamnya.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy usai membuka Kejuaraan Sepakbola U-18 Piala Gubernur Banten, di Stadion Heroik, Grup 1 Kopassus, Kota Serang, Jumat (10/11/2017).

“Kami percaya di bawah asuhan kedua mantan pemain timnas yang salah satunya pernah dan masih jadi kebanggaan Banten ini, kita bisa punya klub sepakbola profesional ke depannya,” kata Andika usai membuka Kejuaraan Sepakbola U-18 Piala Gubernur Banten yang digelar di Stadion Heroik, Grup I Kopassus, Kota Serang, Jumat (10/11).

Menurutnya, kemajuan daerah salah satunya didorong oleh rasa memiliki dari warga terhadap daerahnya. Rasa memiliki tersebut akan melekat jika daerah mempunyai sebuah kebanggaan.

“Klub sepakbola adalah salah satu yang bisa menjadi kebanggaan warga,” ujarnya.

Pembinaan terhadap atlet dan mendorong kemajuan dunia olahraga menjadi sesuatu yang mutlak di era sekarang. Andika mencontohkan, berprofesi sebagai pemain sepakbola profesional sudah menjadi hal yang lazim ditemui di kalangan remaja di Indonesia.

“Orangtua kita sekarang juga sudah tidak alergi kalau anaknya memilih menjadi pemain sepakbola, menjadi pemain band, dan bekerja di sejumlah profesi yang tersedia di bidang industri kreatif,” terangnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banten Deden Apriandhi menjelaskan, kejuaraan diikuti oleh 30 klub sepakbola dari 8 kabupaten/kota se-Banten. Selain memperebutkan Piala Gubernur, kejuaraan ini sekaligus menjadi seleksi calon pemain Banten United.

“Nanti dari ajang ini akan dipilih 25 orang yang akan kami bina menjadi pemain Banten United,” kata Deden.

Pembentukan Banten United melalui pembinaan 25 pemain terpilih dari kejuaraan tersebut akan dilakukan mulai tahun depan oleh Dispora.

“Sudah kami anggarkan di APBD 2018 untuk kepentingan tersebut," ucapnya.

Pada tahap awal, Banten United akan diikutkan dalam kompetisi di liga amatir sebelum akhirnya bisa diikutkan di liga profesional mulai dari liga 3, liga 2 hingga ditargetkan bisa menjadi salah satu klub yang bisa berlaga di liga 1.

“Semasih menjadi klub amatir tentu saja pengelolaannya masih bisa oleh pemerintah daerah melalui APBD, tapi setelah menjadi klub profesional itu nanti akan kita bentuk pengelolaannya di luar pemerintah daerah tentu saja. Regulasinya memang seperti itu," paparnya.(Nda)