id

KONI Lebak Dorong Olahraga Bridge Dikenalkan kepada Pelajar

By  Des 18, 2016 | 18:58
Turnamen Bridge Multatuli Cup 2016 diikuti oleh 17 tim yang berasal dari berbagai daerah. KONI Lebak berharap olahraga Bridge dikenalkan secara luas terutama kepada para pelajar. (Banten Hits/ Fariz Abdullah)

Banten Hits - Tujuh belas tim yang berasal sejumlah wilayah di Banten dan DKI Jakarta, Bogor dan Bandung bertanding dalam Turnamen Bridge Multatuli Cup 2016. Turnamen yang berlangsung pada 17-18 Desember 2016 ini digelar dalam memeriahkan HUT ke-188 Kabupaten Lebak dan Hari Bridge Nasional Tahun 2016.

Turnamen terbuka akan merebut piala tetap dan bergilir. Panitia juga menyediakan uang pembinaan sebesar Rp8 juta untuk juara pertama, Rp6 juta untuk juara kedua dan Rp4 juta bagi juara ketiga serta Rp2 juta untuk juara keempat.

Asda I Bidang Pemerintahan Setda Lebak yang juga Ketua Umum Bridge Lebak, Saefulloh Saleh mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang berpartisipasi.

"Olahraga Bridge ini masih asing oleh sebagian orang. Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang bertanding," kata Saefulloh, Minggu (18/12/2016).

Selain diharapkan mampu mengembangkan olahraga Bridge di Lebak, turnamen tersebut diharapkan pula menjadi ajang promosi destinasi wisata dan mengenalkan sejarah Lebak melalui Museum Multatuli.


"Museum Multatuli sebagai wisata sejarah yang mendunia,” ujarnya.

Ketua Harian KONI Lebak, Koswara Purwasasmita menambahkan, turnamen Bridge akan menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan KONI. Pihaknya juga mendorong agar Bride dikenalkan secara luas kepada masyarakat, terutama kepala kalangan pelajar. Hal ini agar olahraga tersebut terus berkembang di Lebak.

"Oleh sebagaian orang di asumsikan permainan judi. Padahal, Bridge adalah salah satu olahraga yang mengandalkan kekuatan otak (pikiran),” jelasnya.

Bridge lanjut Koswara, harus mulai disosialisasikan ke setiap sekolah, bahkan diharapkan bisa masuk dalam kurikulum satu pembelajaran bidang olahraga.

"Mulai dari tingkat SLTP dan SLTA agar bisa dari awal dipelajari. Kami optimis, dengan rutinnya turnamen seperti ini akan muncul para bridger-bridger Lebak yang mampu bicara di tingkat nasional bahkan internasional," kata Koswara.(Nda)

Ayoo Berlangganan Berita Kami