id

Acas Custom; Merawat Ingatan dengan Modifikasi

By  Feb 05, 2017 | 10:14
Bengkel modifikasi motor klasik Acas Custom di Ciledug, Kota Tangerang.(Banten Hits/ Yogi Triandono)

 

Berbagai motor klasik berjejer rapi di sebuah showroom kecil yang terletak di Jalan Hasim Ashari, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. 

Motor-motor yang mendadak klasik ini sesungguhnya bukanlah motor klasik orisinal, melainkan buatan pabrikan zaman sekarang. Motor ini berubah wujud berkat sentuhan kreativitas para montir di Acas Custom.

Ide modifikasi motor ini berawal dari hasrat Agus Sukamto, pemilik Acas Custom yang ingin memiliki sebuah motor klasik. Karena terbentur tingginya harga motor klasik, Agus pun memiliki ide memodifikasi motor CB 100 miliknya menjadi sebuah motor klasik yang mewah.

Tak disangka, karya perdana Agus ini membuat orang-orang yang melihatnya kesemsem. Mereka pun menawar motor hasil modifikasi Agus untuk dimiliki. Tergiur dengan nilai tinggi yang ditawarkan, Agus akhirnya melepas hasil karya yang bisa dibilang antimainstream itu.

"Awalnya saya ingin memiliki motor klasik, namun tidak memiliki uang untuk membeli. Dari situ awal inisiatif saya memodifikasi motor saya menjadi motor klasik. Dengan modal Rp 6 juta, akhirnya saya lepas juga motornya dengan tawaran Rp 20 juta. Walaupun sulit melepasnya, tapi dari situlah ide bisnis saya muncul," terang ayah dua anak ini.

Anda yang tertarik dengan konsep modifikasi motor klasik, datanglah ke Acas Custom. Berbagai motor bisa dimodifikasi di sini, mulai dari motor kopling hingga motor non-kopling. Model yang ditawarkan pun bervariasi. 

Agus, sang kreator menjelaskan, Acas Custom bisa memodifikasi motor menjadi model scrambler, japstyle, chopper, cafe racer hingga BMW dan lain sebagainya. Untuk menghasilkan setiap karyanya, Agus beserta tim memerlukan waktu sekitar dua bulan.

"Kami biasa di sini mengkustom Honda Tiger, Scorpio, Suzuki dan lain sebagainya. Biasanya mengkustom menjadi classic model BMW, Chopper, Cafe Racer dan sebagainya. Jika fokus mengkustom satu motor biasanya dua bulan selesai," jelas Agus.

Soal harga modifikasi, jangan khawatir. Acas Custom mematok harga yang relatif terjangkau. Di sini juga dijual motor hasil modifikasi dengan kisaran harga Rp 15 hingga Rp 38 juta.

Dengan harga tersebut, Agus beserta tim mengaku, Acas Custom bisa mendapat 3-7 order dengan omzet kotor sekitar Rp 120 juta per bulannya.

"Dari data yang kami tulis selama 2015 hingga sekarang (2016), sudah mengkustom motor lebih dari 100 unit dan tiap bulannya bisa mendapat 3 hingga 7 orderan," katanya.

Agus menuturkan, setiap motor modifikasi karyanya memerlukan nilai seni yang tinggi. Detail setiap bentuk perlu diperhatikan agar mendapatkan hasil yang memiliki mutu tinggi.

"Dalam kustom motor ini perlu memiliki nilai seni tinggi. Detail-detailnya perlu diperhatikan agar motor yang dikustom memiliki mutu yang tinggi," ucapnya.

Nah, bagi Anda para pecinta motor klasik yang tertarik dengan Acas Custom ini, Anda bisa langsung datang ke showroom Acas Custom atau bisa melihat-lihat motor hasil modifikasinya di instagram Acas Motor. Bengkel ini buka setiap hari dari pukul 11.00 - 20.00 WIB.(Rus)

 

Yogi Triandono

Pria asal Teluk Naga, Kabupaten Tangerang ini memulai karir jurnalistik di Banten Hits. Dia menekuni dunia jurnalistik sesuai disiplin ilmu yang diperoleh semasa kuliah di Universitas Budi Luhur. Yogi juga memiliki ketertarikan yang mendalam terhadap dunia seni dan sastra.

Ayoo Berlangganan Berita Kami