id

UMN Gelar Technofest 3.0, Bantu Penyandang Disabilitas dalam Teknologi

By  Okt 05, 2017 | 10:38
Foto: Yogi Triandono/Banten Hits

Tangerang - Perkembangan teknologi yang kian semakin pesat memudahkan berbagai aktivitas yang dilakukan setiap orang. Namun, masih sedikit karya teknologi yang mendukung kebutuhan orang penyandang disabilitas.

BACA JUGA: Tangerang Butuh Panti Khusus Tangani Penyandang Disabilitas dan ODK

Menyadari hal itu, Fakultas FTI Universitas Multimedia Nusantara menggelar perlombaan Techonfest 3.0. Lomba yang mengusung tema 'Together We Stand for Technology' dengan tagline 'Catch the Technology' tersebut bertujuan adanya pemerataan penggunaan teknologi bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama bagi para penyandang disabilitas.

Panitia penyelanggara, Thomas Nugroho Kurniawan mengatakan, salah satu kompetisi adalah UI/UX Desaign dengan tema "Help The Disability".

"Selain menekankan nilai kompetitif, hasil karya para peserta tetap memiliki nilai tambah yang sesuai dengan tema perlombaan ini," kata Thomas, Rabu (4/10/2017).

Thomas mengatakan, perlombaan tersebut akan lebih mendorong para peserta untuk lebih berusaha maksimal. Pasalnya, selain mengharapkan kemenangan, para peserta juga dituntut memberikan desain terbaik yang bisa membantu para penyandang disabilitas.

BACA JUGA: Raperda Tentang Pelayanan Publik Lebih Perhatikan Penyandang Disabilitas

"Tentunya sesuai dengan tema lomba yang telah kami tentukan," ujarnya.

Evan salah satu peserta asal Unikom Bandung mengaku bangga, menjadi salah satu bagian dari perlombaan tersebut.

"Bagus ya, bisa sebagai wadah bagi orang-orang yang senang dengan UI/UX design," ucapnya.

Apalikasi NavigaC buatannya akan membantu penyandang tunanetra saat menggunakan kendaraan umum. Kata dia, aplikasi yang dipersiapkan selama satu bulan tersebut dapat menghindarkan penyandang tunanetra tertinggal kendaraan umum.

"Kami membuat aplikasi untuk penyandang disabilitas agar memudahkan dalam naik kendaraan umum, seperti tunanetra yang sering tertinggal kendaraan umum," jelas Evan.

Diharapkan, dengan perlombaan tersebut, penyandang disabilitas mendapat solusi atas masalah-masalah yang mereka hadapi, terutama yang berkaitan dengan interaksi dengan teknologi.(Nda)

Yogi Triandono

Pria asal Teluk Naga, Kabupaten Tangerang ini memulai karir jurnalistik di Banten Hits. Dia menekuni dunia jurnalistik sesuai disiplin ilmu yang diperoleh semasa kuliah di Universitas Budi Luhur. Yogi juga memiliki ketertarikan yang mendalam terhadap dunia seni dan sastra.